Langkah-langkah Pembelajaran Bernyanyi

Cadenza MusicBernyanyi adalah salah satu bentuk seni musik yang paling disukai siswa SD, mereka mengekspresikan diri mereka lewat suara musik dan gerakan tubuh mengikuti musik. Untuk itu diperlukan langkah-langkah bernyanyi yang menjadikan mereka lebih termotivasi dalam belajar seni musik dan melakukan penyeimbangan antara otak kanan dan otak kiri.

Sehubungan dengan itu pada tulisan ini akan dikemukakan langkah-langkah pembelajaran bernyanyi, sebagai berikut:

  • Media pembelajaran

Media pembelajaran yang diperlukan dalam pembelajaran seni musik bisa berupa chart notasi angka, notasi balok, dan teks lagu serta bentuk media pembelajaran lain, diantaranya media audio (tape recorder). Pembelajaran diikuti dengan menyanyikan lagu secara klasikal, baik dengan iringan, tape recorder, atau lewat suara peserta

  • Tanya jawab tentang nyanyi

Eksplorasi pengetahuan mereka tentang lagu dengan tanya jawab yang terkait dengan unsur-unsur musik dan pertanyaan yang diintegrasikan dengan mata pelajaran lain yang mendukung.

  • LatihanĀ  pemanasan

Pembelajaran dilanjutkan dengan melakukan latihan pemanasan yang minimal terdiri dari 4 langkah, seperti:, (1) latihan pernafasan:Hal ini dilakukan dengan tujuan agar peserta terbiasa bernyanyi dengan menggunakan pernafasan yang benar, (2) latihan solmisasi, dimulai dari do rendah sampai do tinggi dan kembali turun dari do tinggi ke do rendah. Latihan solmisasi dilakukan dengan melakukan variasi not, seperti 1 1 1 0, 2 2 2 0 dst, 1 3 2 4 dst, (3) latihan kombinasi notasi dan lirik dengan menyanyikan potongan notasi dengan menggunakan vokal, seperti a . . . , i . . . , u . . . , e . . . , o . . ., yang dilakukan dengan menyuarakan nada, (4) Latihan menyanyikan potongan notasi dan lirik lagu (etude). Etude yang digunakan hendaklah yang hampir sama dengan lagu model yang akan dipelajari.

Proses latihan ini dilakukan secara berulang-ulang, hingga terbentuk efek rasa bagi perserta terhadap simbol-simbol nada dan lirik yang diberikan. Dengan kata lain latihan pemanasan yang dilakukan terkait dengan materi yang akan dipelajari.

  • Pengenalan dan penjelasan notasi dan lirik lagu model

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi, mengobservasi simbol-simbol nada standar yang terdapat pada lagu model, seperti: nada dasar, tanda birama, tanda tempo, tanda dinamik dan melakukan latihan sederhana (etude) untuk penguasaan kepekaan rasa dan prediksi tinggi rendah nada secara praktik.

  • Latihan membaca notasi lagu model (solfegio)

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyanyikan notasi dan lirik lagu.

  • Menuliskan notasi lagu
  • Latihan membaca notasi lagu atau solfegio (diawali dengan latihan notasi lagu secara perbagian dan dilanjutkan dengan latihan membaca notasi lagu secara utuh sehingga notasi lagu dinyanyikan secara tepat)
  • Menuliskan teks lagu
  • Diskusi tentang makna/pesan yang disampaikan teks lagu
  • Presentasi
  • Latihan menyanyikan teks lagu (diawali dengan latihan menyanyikan teks lagu secara perbagian dan dilanjutkan dengan latihan menyanyikan teks lagu secara utuh sehingga teks lagu yang dinyanyikan sesuai dengan irama dan nada yang terdapat pada notasi)
  • Penampilan bernyanyi secara klasikal, kelompok besar, kelompok kecil, dan jika memungkinkan penampilan bernyanyi secara solo (individu).
  • Refleksi pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengingat dan merenungkan kembali tentang apa-apa yang sudah mereka pelajari.

  • Evaluasi

Tahap evaluasi, merupakan tahapan penilaian pembelajaran untuk melihat kemampuan bernyanyi siswa secara teori dan praktik, baik dari segi notasi lagu maupun menyanyikan teks lagu.

Kriteria penilaian penampilan bernyanyi siswa dapat dilihat dari 3 aspek, yaitu; (1) Vocal/Teknik, (2) Ekspresi, dan (3) Penampilan (Depdiknas 2009)

  • Remedi dan Pengayaan

Memberikan kesempatan kepada siswa yang kurang tepat dalam membaca notasi dan menyanyikan lagu.

  • Penugasan

Dimaksudkan untuk memberikan pengalaman tambahan dan penguasaan lebih terhadap materi yang ditugaskan.

Catatan:

  • Latihan dilakukan dengan berulang-ulang
  • Latihan dilakukan dengan bervariasi, baik dalam latihan notasi, etude dan menggunakan metode PAIKEM
  • Tetap memperhatikan karakteristik bernyanyi peserta
  • Model, strategi, dan penedekatan pembelajaran dapat mengacu kepada model-model pembelajaran secara umum yang sesuai dengan karakteristik seni musik
About these ads

Tentang Desyandri

Desyandri. Lahir di Suliki, Kab. 50 Kota Propinsi Sumatera Barat pada tanggal 29 Desember 1972. Dosen Tetap di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP Universitas Negeri Padang sejak tahun 2006. Memperoleh gelar Ahli Madya (Amd) pada Jurusan Pendidikan Sendratasik FPBS IKIP Padang tahun 1996, Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Jurusan Pendidikan Sendratasik FPBS IKIP Padang tahun 1998. Memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd) tahun 2011 Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana UNP. Sedang Tugas Belajar di Program Studi Doktoral (S3) Ilmu Pendidikan sejak tahun 2012 di Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). E-mail: desyandri@yahoo.co.id
Tulisan ini dipublikasikan di Pendidikan Seni Musik. Tandai permalink.

2 Balasan ke Langkah-langkah Pembelajaran Bernyanyi

  1. Blog yang inspiratif…
    Terima kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s