Pembelajaran Bernyanyi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Langsung (Explicit Instruction)

Desyandri, S.Pd.,M.Pd; tulisan ini diinspirasi oleh buku;

Archer, Anita L & Hughes, Charles A. (2011). Explicit Instruction; Effective and Efficient Teaching. Guildford Press. All rights reserved (on-line) in http://explicitinstruction.org/download/sample-chapter.pdf

Peningkatan pembelajaran dapat dilakukan dengan menggunakan model-model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran tertentu. Penggunaan model pembelajaran ini membantu guru untuk melaksanakan pembelajaran di kelas.

Explicit instruction is systematic, direct, engaging, and success oriented—and has been shown to promote achievement for all students. This highly practical and accessible resource gives special and general education teachers the tools to implement explicit instruction in any grade level or content area. The authors are leading experts who provide clear guidelines for identifying key concepts, strategies, skills, and routines to teach; designing and delivering effective lessons; and giving students opportunities to practice and master new material. 

Dalam upaya untuk memaksimalkan pertumbuhan akademik peserta didik, salah satu model terbaik yang tersedia untuk pendidik adalah “Explicit Instruction”, sebuah methodolody terstruktur, sistematis, dan efektif untuk mengajarkan keterampilan akademis. Hal ini disebut “eksplisit” karena merupakan pendekatan langsung ke pembelajaran yang meliputi desain prosedur pembelajaran. Explicit Instruction, dimana siswa dibimbing melalui proses pembelajaran dengan penjelasan tentang tujuan dan dasar pemikiran untuk mempelajari keterampilan sebuah keterampilan baru, dan demonstrasi dari target instuctional, dan didukung dengan umpan balik praktek sampai independen penguasaan telah dicapai. Rosenshine (1987) menggambarkan bentuk instruksi sebagai “metode pembelajaran yang sistematis dengan penekanan pada proses dalam langkah-langkah pembelajaran, memeriksa dan menilai pemahaman peserta didik, dan partisipasi aktif semua peserta didik.

Model pembelajaran adalah model pembelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep dan/atau perubahan perilaku dengan mengutamakan pendekatan deduktif, dengan ciri-ciri sebagai berikut: (1) transformasi dan ketrampilan secara langsung; (2) pembelajaran berorientasi pada tujuan tertentu; (3) materi pembelajaran yang telah terstuktur; (4) lingkungan belajar yang telah terstruktur; dan (5) distruktur oleh guru. Guru berperan sebagai penyampai informasi, dan dalam hal ini guru seyogyanya menggunakan berbagai media yang sesuai, misalnya film, tape recorder,  gambar,  peragaan, dan sebaganya.

Informasi yang disampaikan dapat berupa pengetahuan prosedural (yaitu pengetahuan tentang bagaimana melaksanakan sesuatu) atau pengetahuan deklaratif, (yaitu pengetahuan tentang sesuatu dapat berupa fakta, konsep, prinsip, atau generalisasi). Kritik terhadap penggunaan model ini antara lain bahwa model ini tidak dapat digunakan setiap waktu dan tidak untuk semua tujuan pembelajaran dan semua siswa.

Seni musik merupakan salah satu bidang kajian yang terdapat pada mata pelajaran Seni, Budaya, dan Keterampilan (SBK). Seni musik terbagi lagi menjadi 2 yakni, 1) seni musik, yaitu pembelajaran tentang musik dengan menggunakan peralatan musik (instrumental), dan 2) seni suara, yaitu pembelajaran tentang suara manusia yang dikenal dengan pembelajaran bernyanyi.

Bernyanyi merupakan kegiatan yang penting diberikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD), hal ini sesuai dengan karakteristik siswa, yakni “Belajar, Bermain, dan Bernyanyi”. Di samping itu sesuai dengan fungsi pembelajaran bernyanyi yang dikemukakan Rien (1999:1) bahwa bernyanyi mempunyai peranan yang penting dalam kehidupan seorang siswa. Siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan seni musik, selain dapat mengembangkan kreativitas, bernyanyi juga dapat membantu perkembangan individu, mengembangkan sensitivitas, membangun rasa keindahan, mengungkapkan ekspresi, memberikan tantangan, melatih disiplin dan mengenalkan siswa pada sejarah budaya bangsa mereka.

Berdasarkan penjelasan di atas, berikut ini dipaparkan ”Pembelajaran bernyanyi dengan menggunakan Model Pembelajaran Langsung. Pembelajaran bernyanyi dapat dilaksanakan dengan menggunakan Model Pengajaran Langsung. Hal ini disebabkan karena tujuan pembelajaran bernyanyi berkenaan dengan pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah.

Pembelajaran langsung memerlukan perencanaan dan pelaksanaan yang rinci terutama pada analisis tugas. Pembelajaran langsung terkesan berpusat pada guru, tetapi tetap menjamin keikutsertaan siswa. Untuk itu diperlukan penciptaan lingkungan yang kondusif dan berorientasi pada tugas-tugas yang diberikan pada siswa.

Ciri-ciri Pembelajaran Langsung, yakni (1) adanya tujuan pembelajaran dan prosedur penilaian hasil belajar, (2) sintaks atau pola keseluruhan dan alur kegiatan pembelajaran, (3) sistem pengelolaan dan lingkungan belajar yang mendukung berlangsung dan berhasilnya pengajaran.

Slavin (2003) mengemukakan tujuh langkah dalam sintaks pembelajaran langsung, yaitu, (1) menginformasikan tujuan pembelajaran dan orientasi pelajaran kepada siswa, (2) me-review pengetahuan dan keterampilan prasyarat, (3) menyampaikan materi pelajaran, (4) melaksanakan bimbingan, (5) memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih, (6) menilai kinerja siswa dan memberikan umpan balik, (7) memberikan latihan mandiri.

Fase pelaksanaan pembelajaran bernyanyi dengan menggunakan model pembelajaran langsung secara detail dapat di lihat pada tabel di bawah ini:

Fase-Fase Model Pembelajaran Langsung :

Fase

Uraian

Aktivitas Guru

1

Menginformasikan tujuan pembelajaran dan orientasi pelajaran kepada siswa Menginformasikan hal-hal yang harus dipelajari pada pembelajaran bernyanyi dan kinerja siswa yang diharapkan

2

Me-review pengetahuan dan keterampilan prasyarat Mengajukan pertanyaan untuk mengungkap pengetahuan dan keterampilan bernyanyi yang telah dikuasai siswa, serta mencobakan dan mencontohkan lagu secara klasikal, kelompok besar, maupun kelompok kecil

3

Menyampaikan materi pelajaran Menyampaikan penjelasan sederhana tentang bernyanyi dan teknik bernyanyi yang baik, menyajikan informasi, memberikan contoh-contoh, mendemontrasikan cara bernyanyi yang baik dan benar, penanaman konsep bernyanyi

4

Melaksanakan bimbingan Memberikan bimbingan dan kesempatan kepada siswa untuk melatih keterampilan bernyanyi atau menggunakan informasi baru secara individu atau kelompok

5

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih Bimbingan pelatihan bernyanyi dilakukan dengan mengoreksi kesalahan konsep/irama lagu yang dinyanyikan dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk melihat tingkat pemahaman siswa

6

Menilai kinerja siswa dan memberikan umpan balik Guru memberikan reviu terhadap hal-hal yang telah dilakukan siswa, memberikan umpan balik terhadap respon siswa yang benar dan mengulang keterampilan jika diperlukan

7

Memberikan latihan mandiri Memberikan tugas-tugas mandiri untuk menyanyikan lagu kepada siswa untuk meningkatkan pemahaman dan efek musikalitas dalam bernyanyi terhadap lagu yang telah dipelajari siswa

Tentang Desyandri

Desyandri. Lahir di Suliki, Kab. 50 Kota Propinsi Sumatera Barat pada tanggal 29 Desember 1972. Dosen Tetap di Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP Universitas Negeri Padang sejak tahun 2006. Memperoleh gelar Ahli Madya (Amd) pada Jurusan Pendidikan Sendratasik FPBS IKIP Padang tahun 1996, Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada Jurusan Pendidikan Sendratasik FPBS IKIP Padang tahun 1998. Memperoleh gelar Magister Pendidikan (M.Pd) tahun 2011 Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana UNP. Memperoleh gelar Doktor (Dr) Ilmu Pendidikan tahun 2016 pada Program Studi Ilmu Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). E-mail: desyandri@yahoo.co.id
Pos ini dipublikasikan di Pendidikan Seni Musik dan tag . Tandai permalink.

5 Balasan ke Pembelajaran Bernyanyi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Langsung (Explicit Instruction)

  1. siskaanggraini berkata:

    Aslmkm.. Pak ini Siska Pak.. Ini tugas semester di seksi R 03 BB Pak?

  2. lionel mecci berkata:

    Sang Pencerah yang menghidupkan permusikan ke SDan dengan semangat muda yang berbeda….lanjutkan trus pak..kami trus menunggu pembaharuan2 yang membangun permusikan Ke SDan…Salam Guru

  3. lee zahara az zahra berkata:

    pak, referensi buku model eksplisit instruction ap ya pak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s